Kemaren jalan-jalan ke TMII, kebetulan masuk ke Taman tionghoa.
Ada sebuah patung sepasang kekasih yang menarik perhatian ku, LEGENDA SAMPEK ENGTAY.
Kisah
Sampek Engtay adalah legenda dari Cina mengenai tragedi
romantika antara dua kekasih, Sampek dan Engtay, dalam bahasa mandarin:
Liang Shanbo (梁山伯) dan Zhu Yingtai (祝英台). Legenda ini sering dianggap
sebagai Romeo dan Juliet versi Cina.
Engtay adalah seorang gadis muda dari Shangyu, Zhejiang, anak kesembilan dari sebuah keluarga kaya. Ia menyamar sebagai seorang laki-laki dan pergi ke Hangzhou
untuk belajar. Dalam perjalanannya, ia berkenalan dengan Sampek, yang
berasal dari Kuaiji. Mereka memutuskan diri menjadi saudara angkat. Di
sekolah Engtay mulai jatuh cinta dengan Sampek.
Tiga tahun kemudian, Engtay menerima surat dari ayahnya yang meminta
ia agar pulang secepatnya. Sebelum pergi, ia membuka kedoknya pada istri
kepala sekolahnya, dan meminta agar ia memberikan sebuah kalung kepada
Sampek sebagai hadiah pertunangan. Sampek mengantar Engtay pulang sejauh
18 mil. Dalam perjalanan, Engtay mendapat ide untuk menjodohkan Sampek
dengan "adik perempuan"nya. Ia meminta Sampek untuk datang ke rumahnya
agar ia dapat diperkenalkan dengan adik tersebut.
Ketika Sampek tiba di rumah Engtay, ia akhirnya mengetahui
rahasianya. Namun orangtua Engtay memaksanya untuk menikahi orang lain.
Sampek sakit hati dan akhirnya meninggal dunia. Pada hari pernikahan
Engtay, mereka tidak dapat pergi ke rumah mempelai laki-laki karena
terhadang badai di dekat kuburan Sampek. Engtay pergi ke kuburan
tersebut dan meminta agar kuburan tersebut terbuka. Tiba-tiba hal ini
terjadi dan Engtay meloncat ke dalam kuburan dan bergabung dengan
Sampek. Jiwa mereka dilahirkan kembali sebagai sepasang kupu-kupu yang
terbang bersama.
Legenda ini sangat terkenal sehingga telah di buat sebuah film.
THE BUTTERFLY LOVERS (2008)
Hu Ge, Fan Siu-Wong, Tam Shaun, Ti Lung, Xian Seli, Xin Xin Xiong, Harlem Yu
Ada
yang mengatakan bahwa hidup ini bagaikan kupu-kupu, indah namun rapuh.
Dan dalam kehidupan yang fana ini, hanya cinta sejati yang sanggup
bertahan melampaui batas kehidupan.
Kurang lebih mungkin begitulah
intisari cerita legendaris China yang sering dianggap setara dengan
kisah Romeo dan Juliet ini.
Liang Shanbo (Wu Chun)
adalah seorang pesilat tangguh yang berguru di sebuah gunung yang
terpencil. Liang mungkin tak pernah menyangka bahwa tugas yang diberikan
sang guru yang semula seperti mudah dalam waktu singkat berubah menjadi
pengalaman yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya.
Liang diutus gurunya untuk mengantar Zhu Yingtai (Charlene Choi),
seorang gadis dari keturunan keluarga kaya yang menyamar menjadi pria
dan selama ini menjadi teman baik Liang, pulang kembali ke rumahnya.
Liang tak menyadari bahwa Zhu sebenarnya adalah seorang wanita sementara
di saat yang sama di hati Zhu mulai tumbuh rasa cinta.
Sayangnya, Zhu diminta orang tuanya pulang agar ia bisa
dijodohkan dengan Jenderal Ma (Hu Ge).
Film drama romantis
hasil arahan sutradara Jingle Ma Chor-Sing ini sebenarnya adalah hasil
adaptasi dari sebuah kisah cinta klasik China.
Sebenarnya kisah ini juga
pernah dituangkan dalam beberapa bentuk mulai dari bentuk serial
televisi hingga animasi.
Dan kali ini sang sutradara memasang dua nama
besar, Charlene Choi dan Wu Chun, sebagai jaminan agar film ini laku keras.
![]() |






Tidak ada komentar:
Posting Komentar